Ingin 50 Persen Hidup Lebih Sukses, Ini Tips Penting Warren Buffett
Yuk Nabung Saham
Fahmi Abidin
Sabtu, 08 Desember 2018 10:30 WIB
Investor kawakan sekaligus orang terkaya di dunia, Warren Buffett mempunyai tips untuk anak muda menjadi lebih baik 50% dari sekarang.
Ingin 50 Persen Hidup Lebih Sukses, Ini Tips Penting Warren Buffett. (Foto: Ist)

IDXChannel - Investor kawakan sekaligus orang terkaya di dunia, Warren Buffett mempunyai tips untuk anak muda menjadi lebih baik 50% dari sekarang.

“Satu-satunya cara yang mudah untuk membuat dirimu lebih baik 50% dari sekarang adalah setidaknya mengasah kemampuan komunikasi, baik tertulis maupun lisan,” ujar Buffett dalam video yang diunggah LinkedIn.

Dikutip Okezone, Dalam video tersebut, Hood bertanya “Apa satu tips yang bisa Anda berikan kepada anak muda agar bisa memiliki kemampuan komunikasi?”

Tips yang Buffett berikan adalah sesuatu yang telah dipelajarinya secara langsung. “Dulu saya takut berbicara di depan umum hingga duduk di perguruan tinggi. Saya tidak bisa melakukannya, rasanya seperti ingin muntah tiap kali ingin melakukannya. Akhirnya saya pun ikut kursus public speaking di Dale Carnegie,” ungkapnya.

Buffett mengaku bahwa ijazah kursusnya ini lebih penting dan mampu mengubah hidupnya. Bahkan, dia tidak memiliki ijazah dari perguruan tinggi dan sekolah pasca sarjana.

“Jika Anda tidak bisa berkomunikasi, ini seperti mengedip pada seorang gadis di kegelapan, tidak ada yang terjadi. Anda bisa memiliki semua kecerdasan di dunia, tetapi Anda juga harus bisa memancarkannya,” lanjut Buffett yang tercatat memiliki kekayaan USD86 miliar menurut Forbes.

Sementara itu, Pengusaha Richard Branson yang juga seorang miliarder setuju bahwa memiliki kemampuan berkomunikasi sangat penting untuk kesuksesan. Dirinya pernah menulis dalam sebuah blog di 2016, jika ingin sukses sebagai pengusaha maka harus menjadi pendongeng.

“Anda harus mencari cara untuk memberi tahu orang lain produk atau ide Anda. Tentu saja tidak ada gunanya menjadi pendongeng yang baik jika produk atau ide Anda adalah sampah,” tulisnya. (*)

Baca Juga