Saham BBTN Pimpin Kenaikan 3,24 Persen, IHSG Menguat 6.277
Market News
Fahmi Abidin
Senin, 10 Juni 2019 09:45 WIB
Setelah libur panjang lebaran, IHSG kembali dibuka menguat pada pembukaan perdagangan di level 6.277,29.
Saham BBTN Pimpin Kenaikan 3,24 Persen, IHSG Menguat 6.277. (Foto: Ist)

IDXChannel – Setelah libur panjang lebaran, IHSG kembali dibuka menguat pada pembukaan perdagangan di level 6.277,29. IHSG naik 68,17 poin atau 1,10% dari level 6.209,117 pada penutupan terakhir Kamis (31/5).

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (10/6), tercatat 37 saham menguat, 4 saham melemah, dan 4 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp134,96 miliar dari 29,48 juta lembar saham diperdagangkan.

Tren positif ini sesuai dengan prediksi dari analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas. William Suryawijaya menerangkan, bursa saham Tanah Air berada dalam fase konsolidasi wajar. Kalaupun terjadi koreksi, menurutnya hal itu masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah panjang.

"Liburan telah lewat, market akan kembali dimulai, geliat investor akan kembali turut menggairahkan pasar, mengingat kondisi fundamental serta capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia yang masih terjaga dengan baik, " ujar William.

Pernyataan serupa juga diberikan Analis Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama. Ia menyebutkan, terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG. Sehingga, IHSG berpeluang menuju ke area resistance.

Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik Rp80 atau 3,24% ke Rp2.550, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp900 atau 3,09% ke Rp30.000 dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp120 atau 2,93% ke Rp4.220.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bumi Teknokultura Tbk (BTEK) turun Rp6 atau 5,26% ke Rp108, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun Rp60 atau 2,01% ke Rp2.930 dan saham PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) turun Rp6 atau 1,69% ke Rp348. (*)

Baca Juga