Menhub Bakal Turunkan Tarif Ojek Online, Ini Komentar Operator
Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 12 Juni 2019 18:15 WIB
Saat peraturan tentang diskon masih digarap dan belum dirilis, Menhub kembali sebut wacana akan turunkan tarif ojek online.
Menhub Bakal Turunkan Tarif Ojek Online, Ini Komentar Operator. (Foto: Ist)

IDXChannel - Setelah sebelumnya menaikkan tarif ojek online (ojol) awal Mei lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) menyatakan akan melarang diskon (10/5). Saat peraturan tentang diskon masih digarap, Menhub kembali sebut wacana akan turunkan tarif ojol.

Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan, survei dilakukan terhadap pengemudi dan penumpang ojol. Ada empat ribu kuisioner yang disebar dalam survei yang dilakukan di lima kota besar bakal lokasi uji coba tarif baru ojol.

“Tidak benar itu kalau kita yang memutuskan, karena ini dari aspirasi jadi kalau tidak percaya bisa tanya ke kelompok-kelompok pengemudi, mereka yang mengusulkan semuanya,” jelasnya di Jakarta, Rabu (12/6).

Survei itu, kata Menhub, untuk menyerap aspirasi dari kedua belah pihak. Selain survei, pemerintah juga mengundang pemangku kepentingan terkait, termasuk perwakilan dari pengemudi untuk berdiskusi.

Terkait isu pelarangan diskon, Gojek belum bisa memberi komentar lebih banyak isu tersebut belum pasti. Michael Say VP Corporate Affairs Gojek tidak ingin berkomentar sebelum melihat isi atau revisi peraturan tersebut.

“Harapan kami, apa pun keputusannya bisa dipertimbangkan secara holistik dari sisi pendapatan mitra, dari sisi konsumen dan keberlangsungan industri,” kata Michael, Rabu (12/6).

Di lain pihak, Tri Sukma Anreianno selaku Head of Public Affairs Grab menyatakan, akan berkomitmen untuk mematuhi peraturan pemerintah yang telah ditetapkan.

“Terkait dengan aturan tersebut, kami percaya setiap kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah atas hasil diskusi dan pertimbangan secara matang yang akan memberikan keuntungan bagi semua pihak,” tegasnya. (*)

Baca Juga