Jokowi Usulkan Rute Domestik Digarap Asing, Garuda Enggan Komentar
Market News
Fahmi Abidin
Senin, 10 Juni 2019 08:45 WIB
Emiten penerbangan Garuda Indonesia enggan menanggapi usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar maskapai asing bisa ikut menggarap rute domestik.
Jokowi Usulkan Rute Domestik Digarap Asing, Garuda Enggan Komentar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Emiten penerbangan Garuda Indonesia enggan menanggapi usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar maskapai asing bisa ikut menggarap rute domestik. Usulan itu bertujuan agar harga tiket pesawat di dalam negeri bisa turun.

Dikatakan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal, perusahaan menyerahkan keputusan itu kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"No comment kalau (soal usulan) itu. (Tanya) ke Pak Menhub saja," kata Fuad.

Dalam beberapa kesempatan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut positif usulan presiden. Dia sepakat bahwa kompetisi dibutuhkan agar sebuah industri bisa lebih kompetitif.

Saat ini, Kemenhub tengah mengkaji kesiapan regulasi supaya maskapai asing bisa masuk ke Indonesia. Namun, mereka harus menggandeng mitra lokal.

Garuda Indonesia Group (Citilink, Sriwijaya Air, dan NAM Air) bersama Lion Air Group (Batik Air dan Wings Air) diketahui menguasai pangsa pasar (market share) industri penerbangan di Indonesia. Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara pernah menyebut, pangsa pasar kedua grup maskapai ini bisa mencapai 98 persen apabila digabungkan. (*)

Baca Juga