Bangun Smelter di Gresik, Freeport Indonesia Cari Utang USD3 Miliar
Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 12 Juni 2019 18:00 WIB
PT Freeport Indonesia sedang melihat kemungkinan peminjaman dana sebesar USD3 miliar untuk membangun smelter di Gresik, Jawa Timur.
Bangun Smelter di Gresik, Freeport Indonesia Cari Utang USD3 Miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Freeport Indonesia sedang melihat kemungkinan peminjaman dana sebesar USD3 miliar. Menurut Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas, rencananya pinjaman itu akan digunakan untuk membangun smelter atau fasilitas pemurnian di Gresik, Jawa Timur.

"Kami sedang bicarakan dengan bank, kami bicara bentuk (pinjaman), jumlahnya, detailnya itu masih dalam pembicaraan. Mungkin sudah 15 bank yang berminat, bank asing dan nasional," ujar Tony dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6).

Meski belum menjelaskan secara rinici porsi pinjaman yang akan dicari, Tony berharap pinjaman bisa cair pada tahun ini. Pasalnya, perusahaan itu menargetkan konstruksi smelter konsentrat tembaga itu bisa dimulai pada awal 2020.

Smelter rencananya di bangun di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur. Saat ini sudah ada progres persiapan lahan yang akan digunakan. Pihaknya tengah memasang prefabricated vertical drain untuk memadatkan tanah di lahan tersebut.

"Jadi bukan reklamasi, tapi dipadatkan. Konstruksinya kan besar jadi harus dipastikan bahwa tanahnya betul-betul padat," tegasnya.

Pembangunan smelter menjadi salah satu syarat yang diberikan pemerintah Indonesia dalam kesepakatan divestasi pada 2018 lalu. Freeport memiliki tenggat waktu sampai tahun 2023 untuk membangun smelter, atau lima tahun sejak IUPK Operasi Produksi diterbitkan. (*)

Baca Juga