Ekspansi Bisnis, Beyonce Akuisisi Penuh Brand Ivy Park
IDXTainment
Maman Sudirman
Rabu, 21 November 2018 19:30 WIB
Penyanyi asal Amerika Serikat Beyonce lewat perusahaannya Parkwood secara resmi telah mengakuisisi penuh brand pakaian kebugaran merek Ivy Park dari Top Shop.
Beyonce Knowles. (Foto : Istimewa)

IDXCHANNEL - Penyanyi asal Amerika Serikat Beyonce lewat perusahaannya Parkwood secara resmi telah mengakuisisi penuh brand pakaian kebugaran merek Ivy Park dari Top Shop. Pembelian tersebut dimaksudkan untuk pengembangan bisnis pakaiannya. 

Namun pembelian ini berdekatan dengan mencuatnya tuduhan pelecehan seksual dan rasisme terhadap Sir Philip Green yakni pemilik group Arcadia induk Top Shop.

Beyonce menghadapi tekanan dan mesti mengakhiri kolaborasi dengan Green. Melihat dari sejarahnya, sejak 2016 Beyonce merupakan pemilik 50 persen perusahaan tersebut dimana brand Ivy Park yang dijual di Top Shop yang menampilkan Beyonce sebagai model utamanya.

Sementara itu, seorang juru bicara Ivy Park membantah pembelian keseluruhan saham ini terkait tuduhan yang di sematkan kepada Green.

Mereka menyebut pembicaraan akuisisi keseluruhan ini sudah didiskusikan sejak lama, nantinya perusahaan ritel Top Shop dan Arcadia akan tetap memenuhi pesanan yang ada. Pihak Ivy Park mengatakan setelah berdiskusi selama setahun, Beyonce memutuskan untuk mengakuisisi 100 persen merek Ivy Park.

“Setelah berdiskusi selama setahun, Beyonce memutuskan mengakuisisi 100 persen merek Ivy Park,” kata pihak Ivy Park dalam keterangan persnya.

Di sisi lain, perwakilan Green tak mau berkomentar lebih lanjut termasuk pula pihak Beyonce yang tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar tambahan. Sekadar diketahui brand Ivy Park dinamai sesuai nama putri Beyonce dan Jay Z, yakni Blue Ivy. Perusahaan ini menjual pakaian olahraga seperti jaket, celana legging yang merupakan bagian tren yang disebut athleisure.

Beyonce bukan hanya satu-satunya selebritis yang mengakhiri kerjasamanya dengan Green, juri “X-Factor” Simon Cowell juga mengakhiri kerjasamanya dengan raja bisnis Green dari pemegang saham di perusahaan Syco Entertainment milik Simon. (*)

Baca Juga